Selasa, 31 Januari 2023

Pelaku PETI Potolo Kebal Hukum ??

CahayaTotabuan, Kotamobagu- Lokasi Penambangan tanpa izin (PETI-red) POTOLO yang terletak di Tanoyan Selatan, kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, terus menggeliat tak terkendali dengan mengabaikan kerusakan alam.
Kegiatan pertambangan emas tanpa izin ini terus saja beroperasi dengan menggunakan alat berat ekskavator, dan seakan tidak bisa dihentikan oleh aparat penegak hukum.
Sejumlah masyarakat mempertanyakan sikap aparat yang diduga melakukan pembiaran atas aktivitas ilegal di POTOLO, salah satu warga yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan bahwa mantan Kapolda Sulut, Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M.,saat mendatangi langsung lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di perkebunan Potolo, Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (17/3/2020) lalu , menegaskan bahwa tidak ada perlindungan bagi penggunaan alat berat dan pemodal besar yang melakukan penambangan ilegal di wilayah Sulawesi Utara.
“Tapi saat ini lanjut sumber, penambangan dengan menggunakan alat berat di perkebunan POTOLO kecamatan tanoyan selatan semakin menjadi, seolah dibiarkan
dan kelihatannya pelaku Peti Potolo kebal Hukum,” imbuhnya.
Dari pantauan media ini, di lokasi pertambangan potolo, diduga terdapat milik dua oknum pelaku pertambangan tanpa izin berinisial SW alias Ko Stenly dan SW alias Ci Sandra yang terus melakukan penambangan dengan menggunakan alat berat ekskavator. (DiMus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.