Kapolres Kotamobagu Bersama Pemerintah Cari Solusi Terkait PETI

CahayaTotabuan, Kotamobagu- Kepolisian Resort Kota Kotamobagu mengundang seluruh pengusaha tambang yang berada di wilayah Bolaang Mongondow Raya untuk menghadiri rapat Koordinasi dalam rangka upaya mencari solusi permasalahan PETI di Bolaang Mongondow Raya yang dilaksanakan bertempat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jum’at 22 Maret 2019.

Hadir dalam rapat Koordinasi tersebut Kapolres Kota Kotamobagu, Dandim 1303 Bolmong, Asisten II Kab. Bolmong, Dinas ESDM Prov. Sulut, Dinas Kehutanan Prov. Sulut, Badan Lingkungan Hidup Kab. Bolmong, PT. JRBM dan seluruh pengusaha Tambang yang tersebar diwilayah Bolmong Raya.

Dalam kesempatan dialog beberapa pengusaha Tambang menyampaikan terkait problem yang terjadi diwilayah pertambangan dimana para pengusaha tambang, ingin supaya lokasi tambang yang saat ini mereka kerjakan, bisa dikeluarkan izin Usaha Pertambangan (IUP).

Sementara Kapolres Kota Kotamobagu menyampaikan “kepada pihak pemerintah harus mencari solusi terbaik untuk masyarakat penambang, untuk itu dalam rapat koordinasi telah menghasilkan beberapa point yaitu mengusulkan wilayah WPR, mengusulkan pola kemitraan, menindak lanjuti hasil usulan Pemda Kab. Bolmong untuk diterbitkan wilayah pertambangan rakyat”.

Lanjutnya, “Kapolres mengatakan wilayah bakan yang terjadi longsor akan kami tertibkan itu masuk area kontrak karya dan kami akan bersihkan, supaya tidak terjadi lagi, karena kondisi area diwilayah bakan ekstrem,” ungkap Gani Siahaan.

Terinformasi dalam waktu dekat akan dilakukan penertiban, karena wilayah bakan busa sudah ditemukan beberapa penduduk yang sudah melakukan aktifitas dan ini sudah ditangani oleh pihak Polres Kota kotamobagu. (D-P1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *