Sabtu, 27 Februari 2021

Asep Sabar : Coklit Serentak 20 Januari 2018

CahayaTotabuan, Kotamobagu- Komisi Pemelihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kotamobagu menyongsong gelaran pencocokan dan penelitian (Coklit) yang direncanakan akan dimulai pada tanggal 20 Januari sampai dengan 18 Februari 2018 di Kota Kotamobagu.

Komisioner KPUD KK Asep Sabar, Senin 15/01/2018  yang membidangi perencanaan dan data menyampaikan “Inisiatif ini kami ambil di sela-sela pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) pemutakhiran data pemilih (mutarlih) kepada PPK dan PPS.”

Tambahnya, tahapan coklit ini sudah diremiskan secara nasional di Jakarta pada tanggal 5 Januari 2018. “Untuk itu kami mempersiapkan segala sesuatunya, terutama teknis di lapangan jangan sampai pada hari H nanti terkesan tidak ada kesiapan.”

Sebagaimana diketahui, Gerakan Coklit Serentak Nasional tersebut akan dilakukan sebanyak 385.791 Petugas Pemutakhiran data Pemilih (PPDP) yang didampingi oleh 223.482 orang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). KPU RI menargetkan sebanyak 1.928.955 rumah yang akan dicoklit serentak pada tanggal 20 Januari 2018.

“Target minimal kita harus mampu melampaui satu juta rumah, sehingga mendapatkan lebih dari satu juta orang, karena dalam satu rumah isinya juga lebih dari satu orang,” kata Arief Budiman, Ketua KPU RI saat konferensi press di Jakarta beberapa waktu lalu.
Arief juga sempat menjelaskan, gerakan coklit serentak tersebut dilaksanakan di 31 provinsi, 381 kabupaten/kota, 5.564 kecamatan, dan 64.534 desa/kelurahan. Nantinya Komisioner KPU RI, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota, serta anggota PPK dan PPS akan bergabung dengan PPDP untuk mencoklit ke rumah-rumah.
“KPU juga berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama, organisasi dan budayawan, harapannya bisa menjadi “agen” yang menggulirkan informasi-informasi tentang coklit ini ke orang-orang di sekitarnya. Mulai tanggal 20 Januari 2018 hingga berakhirnya masa coklit semua bergerak,” jelas Arief.
Aseb Sabar juga mengatakan rumah yang akan dicoklit pada hari Sabtu (20/01/18) itu sebanyak 1.275 rumah. “Mereka terdiri dari tokoh-tokoh berpangaruh lokal setempat. Semuanya sudah dikoordinasikan dengan PPK dan PPS dibimtek hari ini.”
Pada saat bimtek Asep juga sudah memaparkan secara gamblang berbagai proses pemutakhiran data pemilih Pilkada Serentak Tahun 2018, termasuk monitoring terhadap PPDP saat coklit sampai pada pengisian buku kerja di masing-masing tingkatan.
“Ternyata butuh pemahaman dan persamaan persepsi, termasuk kepada PPK dan PPS yang akan memonitor langsung tahapan coklit yang dilakukan oleh PPDP.” Tutupnya. (Songkor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *