Herry : KUA-PPAS Tahun 2017 Belum Diterima DPRD KK, Rio Lombone Tadi Pagi Sudah Diserahkan

CahayaTotabuan, Kotamobagu-  Sampai dengan bulan September 2017, DPRD Kota Kotamobagu belum menerima Draf kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanjan Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2017.

Anggota Banggar dan Banleg DPRD Kota Kotamobagu Herry F. Coloay, ketika dihubungi awak media sore hari, Senin 18/09/2017 mengatakan, “bahwa draf APBD-P tahun 2017 sampai dengan hari ini, belum diterima oleh DPRD Kota Kotamobagu, berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2003 pasal 8, PP Nomor 58 Tahun 2005 Pasal 34 dan 35, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2015, KUA-PPAS APBD 2018 seharusnya sudah masuk dan dibahas pada Juni 2017. Setelah KUA-PPAS APBD tahun 2018 disahkan kemudian menjadi dasar pembahasan APBD tahun 2018 pada bulan Oktober 2017. Pihak Eksekutif nantinya memasukan KUA-PPAS perubahan APBD-P tahun 2017 dibulan Agustus, namun hingga bulan September 2017 naskah/draf KUA-PPAS APBD 2018 dan perubahan APBD 2017 ternyata belum diterima DPRD Kota Kotamobagu, (seperti dilansir dimedia Warta Bolmong.com). Hal ini menjaga jangan sampai DPRD KK terimage di masyarakat seolah-olah menyusahkan terkait pembahasan APBD-P”, terang Coloay.

Sementara saat dikonfirmasi oleh awak media melalui  pesan WhatsApp (WA) kepada Sekretaris Kota Kotamobagu Adnan Masinae menyampaikan “terkait dengan draf APBD-P  Kotamobagu tahun 2017 telah dimasukannya”, hal ini diperkuat oleh Kadis DPKAD Kotamobagu Rio Lombone bahwa “Draf APBD-P tahun 2017 sudah diserahkan tadi pagi”, jelas Rio melalui pesan WhatsApp kepada awak media malam hari ini.

Sementara Ketua LSM LPKEL Reformasi Efendi Abdul Kadir menyampaikan ketika Draf APBD-P ini dimasukan ke DPRD Kotamobagu, agar secepatnya dilakukan pembahasan, karena setelah itu akan masuk pembahasan APBD Tahun 2018, harapan kami sebagai LSM APBD-P tahun 2017 ini, dalam rangka kepentingan public  supaya secepat dilaksanakan, termasuk harus menyentuh kepentingan dari masyarakat Kotamobagu bukan kepada kepentingan tertentu, tegas Efendi. (Songkor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *