Alex : Pupuk Organik Siap Untuk Dipasarkan

CahayaTotabuan, Kotamobagu-  Badan Lingkugan Hidup (BLH) Kotamobagu mengelolah sampah yang dibuang ke (TPA) berubah menjadi pupuk organik.

Saat dikonfirmasikan oleh awak media Kepala Badan Lingkungan Hidup Kotamobagu Alex Saranaung mengatakan bahwa pupuk organik atau pupuk kompos menjadi salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka mengurangi sampah masuk ke TPA, hal ini sejalan dengan program makanan tanpa pupuk non organik atau yang mengandung bahan kimia, kata Alex.

Proses pembuatan pupuk organik ini melalui sampah-sampah seperti dedaunan atau sisa sayuran yang diangkut dari sumber sampah dan dipilah, dan diolah pada kompos skala kota, kurun waktu 21 hari sampai dengan 30 hari, dengan proses secara natural, ungkap Saranaung.

Sudah sejauh ini pupuk organik telah berproduksi 800 Kg, dan satu minggu kedepan akan menghasilkan produksi sebanyak dua ton pupuk kompos, pupuk ini dipeking 5 Kg untuk satu kemasan dengan harga Rp. 20.000,- per 5 Kg.

Pupuk organik ini dapat dibeli langsung di TPA, dan disarankan khusus untuk digunakan pada tanaman sayuran dan rempa-rempah dan tidak disarankan pada tanaman tahunan, tutupnya. (songkor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *